Assalamualaikum wr.wb. Pada kesempatan
ijinkan saya berbagi informasi tentang Pendidikan
Karakter : Cara Mudah Mendidik Anak Sopan
Santun. Pentingnya pendidikan moral atau pendidikan karakter dalam konteks sekarang sangat relevan untuk
mengatasi krisis moral yang sedang melanda di negara kita. Krisis tersebut
antara lain berupa meningkatnya pergaulan bebas, maraknya angka kekerasan
anak-anak, kejahatan terhadap
teman, penyalahgunaan obat terlarang, pencurian remaja, kebiasaan menyontek, ,
pornografi, dan perusakan milik orang lain sudah menjadi masalah sosial yang
hingga saat ini belum dapat diatasi secara tuntas,
Menurut para ahli, karakter berkaitan dengan konsep
moral (moral knonwing), sikap moral (moral felling), dan
perilaku moral (moral behavior). Berdasarkan ketiga komponen ini dapat
dinyatakanbahwa karakter yang baikdidukung oleh pengetahuan tentang kebaikan, keinginan
untuk berbuat baik, dan melakukan perbuatan kebaikan. Sedangkan menurut fakar pendidikan Prof. Suyanto pendidik
karakter diartikan sebagai cara berpikir dan berperilaku yang menjadi ciri khas
tiap individu untuk hidup dan bekerja sama, baik dalam lingkup keluarga,
masyarakat, bangsa, maupun Negara. Didalam pendidikan karakter terdapat 18 butir nilai-nilai pendidikan karakter yaitu
, Religius, Jujur, Toleransi, Disiplin, Kerja Keras, Kreatif, Mandiri,
Demokratis, Rasa Ingin Tahu, Semangat Kebangsaan, Cinta tanah air, Menghargai
prestasi, Bersahabat/komunikatif,Cinta Damai, Gemar membaca, Peduli lingkungan,
Peduli social, Tanggung jawab(pusat kurikulum balitbang kemendikbud)
Apapun teori atau konsepnya oleh para ahli, sebaiknya pendidikan karakter dapat
disampaikan oleh orang tua terhadap putra-putrinya. Oleh pendidik terhadap
siswanya. Berikut ini disampaikan ulasan
Cara mudah Mendidik Anak Sopan Santun
Berikut ini
adalah cara praktis, sangat mungkin diterapkan untuk menciptakan anak yang
santun dan sopan. Anak yang sopan adalah dambaan dari semua orangtua, hanya
saja banyak orangtua yang kesulitan dan kebingungan untuk mengajarkan.
Silahkan praktekkan ke 12 langkah
mudah dan sudah teruji ini.
1.
Mulai Sejak Dini
Lakukan ketika anak mulai memasuki usia 1-2 tahun. Membiasakan dan mengenalkan hal yang positif
Lakukan ketika anak mulai memasuki usia 1-2 tahun. Membiasakan dan mengenalkan hal yang positif
2. Berikan Contoh Yang Benar
Bukan contoh yang baik saja, tetapi contoh yang benar dan konsisten mutlak dibutuhkan anak agar kelak dia menjadi mahkota orangtua.
Bukan contoh yang baik saja, tetapi contoh yang benar dan konsisten mutlak dibutuhkan anak agar kelak dia menjadi mahkota orangtua.
3. Biasakan Dengan Kata "Tolong, Maaf, dan Terima
Kasih"
Ingin menciptakan dunia yang jauh lebih baik? Mulailah mendidik dan memberikan contoh, serta membiasakan anak dari kecil terbiasa dengan hal ini.
Ingin menciptakan dunia yang jauh lebih baik? Mulailah mendidik dan memberikan contoh, serta membiasakan anak dari kecil terbiasa dengan hal ini.
4. Bermain Role Play
Misalnya bermain dokter-dokteran, "Permisi pak dokter, Selamat malam pak dokter, Terima kasih pak dokter, dan sebagainya"
Misalnya bermain dokter-dokteran, "Permisi pak dokter, Selamat malam pak dokter, Terima kasih pak dokter, dan sebagainya"
5. Ulangi Dan Ulangi
Gunakan teknik "iklan di televisi" dengan selalu mengulang, dan kita semua mengingat produk yang ditawarkan. Ulangi dengan gembira bukan paksaan, jadilah kreatif.
Gunakan teknik "iklan di televisi" dengan selalu mengulang, dan kita semua mengingat produk yang ditawarkan. Ulangi dengan gembira bukan paksaan, jadilah kreatif.
6. Melalui Cerita Dan Dongeng
Saat menjelang tidur, ceritakan dan masukan nilai sopan santun kepada anak, tambahkan dengan imajinasi anda sendiri "Alladin berkata apa setelah diberi makan? Terima kasih."
Saat menjelang tidur, ceritakan dan masukan nilai sopan santun kepada anak, tambahkan dengan imajinasi anda sendiri "Alladin berkata apa setelah diberi makan? Terima kasih."
7. Hindari Menjadikannya Bahan Lelucon
Jika perilakunya sudah terbentuk, jangan dijadikan lelucon "Wah, sekarang pakai permisi dulu, jadi kelihatan lucu ya" hindari hal tersebut.
Jika perilakunya sudah terbentuk, jangan dijadikan lelucon "Wah, sekarang pakai permisi dulu, jadi kelihatan lucu ya" hindari hal tersebut.
8. Sabar Dan Beri Waktu Untuk Berubah
Pada proses yang lebih berat dan beberapa anak berikan waktu untuk menunjukan perilaku ini, karena ini adalah pembiasaan. Jika belum biasa tunggu dengan sabar dan tidak perlu emosi, agar dibenaknya tidak terbentuk sopan santun itu proses belajar yang menyakitkan.
Pada proses yang lebih berat dan beberapa anak berikan waktu untuk menunjukan perilaku ini, karena ini adalah pembiasaan. Jika belum biasa tunggu dengan sabar dan tidak perlu emosi, agar dibenaknya tidak terbentuk sopan santun itu proses belajar yang menyakitkan.
9. Perhatian
Perhatikan proses yang terjadi dari hari, minggu bulan, dan berikan respon pada perilakunya.
Perhatikan proses yang terjadi dari hari, minggu bulan, dan berikan respon pada perilakunya.
10. Beri
Pujian Yang Tepat
Pujian yang tepat dan secukupnya, nanti anak bisa berlaku sopan hanya cari pujian jika tidak ada pujian dia tidak berlaku sopan.
Pujian yang tepat dan secukupnya, nanti anak bisa berlaku sopan hanya cari pujian jika tidak ada pujian dia tidak berlaku sopan.
11. Kenalkan
Dengan Agama
Jelas agama juga mengajarkan hal-hal yang baik dan menumbuhkan kedewasaan.
Jelas agama juga mengajarkan hal-hal yang baik dan menumbuhkan kedewasaan.
12. Doa orang Tua
Doa orangtua adalah bentuk "keyakinan" terhadap anak, kelak seperti apa anaknya jika dewasa.
Demikian Cara mudah Mendidik Anak Sopan Santun. Semoga Bermanfaat. Terimakasih.
Doa orangtua adalah bentuk "keyakinan" terhadap anak, kelak seperti apa anaknya jika dewasa.
Demikian Cara mudah Mendidik Anak Sopan Santun. Semoga Bermanfaat. Terimakasih.



0 Response to "Pendidikan Karakter : Cara Mudah Mendidik Anak Sopan Santun"
Posting Komentar